Meriahnya peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 SMA Negeri 1 Sragi, diikuti oleh seluruh warga Sekolah. Kegiatan berlangsung 3 hari, mulai dari tanggal 20 sd 23 Oktober 2017. Acara puncak peringatan itu berakhir pada hari Senin, tanggal 23 Oktober 2017. Kegiatan dimulai pagi hari, dengan dimulai Apel Pagi yang dipimpin Oleh Wakasek Kesiswaan Drs. Budi Susanto. Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon dan kegiatan bazar serta lomba-lomba. Acara yang sederhana namun bisa berjalan dengan meriah.
Majulah SMANGGI-ku, semoga tetap JAYA....
Bulan ini bertepatan dengan hari raya Idul Adha, atau yang biasa disebut dengan Idul Kurban. Hari ketika umat islam yang memiliki kemampuan sangat dianjurkan untuk berkurban. Kurban sendiri diambil dari bahasa Arab, qaruba, qurban wa qurbaanan, yang bermakna mendekatkan diri. Artinya, berkurban dengan hewan yang disyariatkan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah ta'ala.
Oleh sebab itu, berkurban adalah suatu bentuk ibadah yang semestinya kita berusaha untuk menjalankannya dan menjaga amalannya agar selalu ikhlas dan sesuai dengan syariatNya, karena di zaman ini, entah karena tidak tahu ilmunya atau karena meremehkan ibadah kurban ini, maka banyak yang melanggar kriteria hewan kurban yang syar'i.
Begitu juga banyak yang berkurban supaya dianggap dermawan, ingin pamer dan diekspos media, dishare di medsos (media sosial) dan lain sebagainya. Namun demikian, ibadah Kurban hendaknya tidak harus menunggu kita memiliki kekayaan atau kemampuan secara materi. Kita semua, dan saya yakin, bahwa kita semua sebenarnya bisa berkurban.
Barangkali, kita belum lupa akan berita tahun lalu ketika seorang ibu yang sudah tua, yang bekerja sebagai pemulung, ternyata mampu untuk berkurban dengan seekor kambing yang besar. Kita yang mungkin penghasilannya jauh lebih banyak dari ibu itu mestinya bisa berkurban. Masalahnya sekarang adalah, seberapa besar tekad kita untuk melakukan ibadah tersebut. Kisah ibu pemulung tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi kita untuk sering dan banyak berkurban di kemudian hari.
Nah, agar kita dapat berkurban bahkan bisa setiap tahunnya, pertama hendaknya mari kita tumbuhkan azzam atau kemauan yang kuat untuk dapat melaksanakan ibadah kurban. Tanpa azzam yang kuat, meski kita punya kemampuan secara finansial, maka kita akan lebih memilih menggunakan uang yang kita punya untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya. Betapa ibu pemulung itu tidak akan mampu berkurban kecuali karena ia memiliki tekad yang kuat.
Kedua, memahami dan mengetahui pahala dan balasan bagi orang yang berkurban. Hal ini akan lebih memotivasi kita untuk melakukan kurban, menjadikan kita lebih memilih pahala akhirat daripada kehidupan dunia, lebih mementingkan balasan Allah daripada menghamburkan uang untuk sesuatu yang kadang tidak bermanfaat. Diantara beberapa fadilah atau keutamaan berkurban adalah pelakunya akan mendapat ampunan Allah. Kurban adalah sarana mendapatkan keridhaan Allah dan tanda keislaman, amalan yang paling Allah cintai di hari raya Idul Adha, hewan kurban tersebut akan bersaksi bagi pihak yang berkurban pada hari kiamat nanti, selain pahala yang besar, dan lain sebagainya.
Ketiga, menabung. Salah satu bentuk usaha kita agar dapat berkurban adalah dengan menabung. Ada banyak cara menabung seperti misalnya sekarang yang lagi ramai adalah mengikuti arisan berkurban, juga menggilir jatah kurban diantara keluarga dan lain sebagainya. Kemarin, sepasang pemulung tua membutuhkan waktu dua tahun dalam menabung untuk membeli hewan kurban bagi masing-masingnya. Jika mereka saja mampu melakukannya, mengapa kita tidak?
Terkadang kita mudah mengeluarkan uang untuk menuruti syahwat, namun ketika diminta menabung untuk berkorban ternyata terasa begitu sulit.
Siswa SMA Negeri 1 Sragi sejak dini sudah diajak berlatih untuk berkurban, walau secara syariat belum memenuhi, tp hal ini dilakukan sebagai bentuk latihan untuk memupuk rasa keimanan dan ketaqwaan serta kepedulian antar sesama. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak berkurban. Apapun profesi kita,sebenarnya jika kita sungguh-sungguh, maka insya Allah kita pasti bisa berkurban. Dan jika kita membiasakan diri untuk berkurban dengan hewan udhiyah, maka selanjutnya kita akan mudah berkurban untuk yang lainnya, baik itu tenaga, harta dan bahkan nyawa sekalipun, sebagaimana bapak kita nabi Ibrahim alaihis salam yang mengorbankan nyawa anaknya demi mematuhi perintah Allah ta'ala.
Kegiatan latihan kurban di SMA negeri 1 Sragi dilaksanakan pada tanggal 2 September 2017. Dengan dikoordinir OSIS sebagai penggagas kegiatan tersebut. Kurban kali ini walau hanya dengan seekor sapi saja, namun tidak mengurangi makna dari hari Raya Idhul Qurban 1438 H.
Hari Sabtu, tanggal 2 September 2017, Daging kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar, dengan jumlah 400 bungkus.
Semoga kegiatan ini selalu tetap ada dan dapat melatih diri kita menjadi Insan yang lebih baik. Aamiin.....
Sepak bola......?tentu tahu semua bagaimana olahraga yang satu ini. Dimainkan oleh sebelas orang dengan tugas masing-masing, dari mulai penjaga gawang sampai dengan striker. Tapi kali ini Sepakbola yang dimainkan oleh laki-laki dan perempuan jadi satu dengan julah laki-laki 2 orang dan perempuan 4 orang, selain itu dimainkan dengan cara yang berbeda, ada wilayah laki-laki dan wilayah peremuan sendiri, dan yang lebih uniknya yang berhak memasukkan adalah perempuan saja.he he he he lucu ya.....melihatnya saja bikin ngakak terus, habis ibu-ibu tak mampu menendangnya dengan baik.
Berkat perjuangan dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang hebat, SMA Negeri 1 Sragi meraih juara 2 tingkat Kecamatan, dengan kalah lewat adu pinalti dari SD Krasak. hemmmmm ayo semangat semoga tahun depan bisa jadi juara.....aamiin
"
Tujuan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru:
- Mengenali potensi diri siswa baru;
- membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
- menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara elajar efektif sebagai siswa baru;
- mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya;
- menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memilki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.
Pengenalan Lingkungan Sekolah dilakukan dengan memperhatikan hal sebagai berikut:
- perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru;
- dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara;
- dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai;
- dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.
- wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif;
- dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya;
- wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah;
- dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa;
- dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah; dan
- dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.
- siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan jumlah paling banyak 2 (dua) orang per rombongan belajar/kelas; dan
- siswa tidak memiliki kecenderungan sifat -sifat buruk dan/atau riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan.
"
"
Ayu buruan serbu, SMA Negeri 1 Sragi....untuk menjadi bagian dari Siswanya....
Dinamika kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan keseharian masyarakat pendidikan pada umumnya, harus mampu pula diikuti oleh penyedia layanan pendidikan, baik itu Pemerintah, Pemerintah daerah, maupun oleh masyarakat. Kondisi ini merupakan sesuatu hal yang wajib untuk menjaga gerak penguasaan teknologi dan informasi mampu menjawab dan memberikan kemanfaatan yang lebih besar.
Salah satu upaya atas pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dimaksud, antara lain dengan implementasi layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online pada tahun pelajaran 2017/2018 akan diterapkan pada seluruh satuan pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah. Langka ini dipilih tentunya bukan tanpa alasan. Alasan utama bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah agar masyarakat mendapatkan
kemudahan dalam kerangka pemanfaatan kemajuan ilmu dan teknologi. Sistem PPDB Online yang dirancang secara real time (basic waktu) tentu akan memberikan banyak kesempatan bagi masyarakat pengguna dalam menentukan pilihan studi lanjut bagi calon peserta didik, maupun bagi para orang tua yang melaksanakan tanggungjawab terhadap pendidikan putera dan puterinya.
Melalui PPDB Online masyarakat pengguna layanan akan dengan cepat mendapatkan informasi, dan pada saat yang bersamaan pula masyarakat memiliki waktu untuk menentukan pilihanpilihan lain yang tersedia dalam koridor regulasi yang menjadi panutan utama penyelenggaraan PPDB Online.
Untuk kelancaran penyelenggaraan PPDB SMA Negeri Negeri Tahun Pelajaran 2017/2018 di Provinsi Jawa Tengah diatur dengan jadwal sebagai berikut :
1. Jadwal PPDB SMA
| a. | Pendaftaran Online Mandiri | Tanggal, 11 s.d. 14 Juni 2017 |
| b. | Pendaftaran Online lewat Satuan Pendidikan |
Tanggal, 12 s.d. 14 Juni 2017 |
| c. | Verifikasi Berkas | Tanggal, 12 s.d. 14 Juni 2017 |
| d. | Batas Akhir Pencabutan Berkas Pendaftaran |
Tanggal, 14 Juni 2017, pukul 10.00 WIB |
| e. | Analisis dan Penyusunan Peringkat | 16 - 17Juni 2017 |
| f. | Pengumuman | Tanggal, 19 Juni 2017 selambat-lambatnya pada pukul 23.55 WIB |
| g. | Pendaftaran Ulang | Tanggal, 20 - 21 Juni 2017 |
| h. | Hari Pertama Masuk sekolah | Tanggal, 17 Juli 2017 |
Website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan alamat : www://pdkjateng.go.id; dan Website resmi PPDB Tahun Pelajaran 2017/2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan alamat : http://ppdb.jatengprov.go.id.
adapun cara mendaftarnya sebagai berikut :
http://www.sma1sragi.sch.id/sekolahku/home/files/3
"
"
Kegiatan Pembelajaran bagi Kelas XII telah berakhir, dan kini tiba saatnya tanggal 2 Mei 2017, Nasib mereka dipertanyakan, dengan menanti Pengumuman Kelulusan. Kegiatan pengumuman di SMA Negeri 1 Sragi tahun ini, tak jauh beda dilaksanakan, yaitu berbarengan dengan kegiatan Wisuda dan Perpisahan Kelas XII. Dengan layaknya wisuda tingkat perguruan tinggi, SMA Negeri 1 Sragi juga menyelenggarakan kegiatan dengan acara Ceremonial layaknya perguruan tinggi.
Siswa laki-laki menggunakan kemeja putih dan celana hitam, sedangkan yang perempuan dengan kebaya laksana Kartini. tentu saja tidak hanya itu tapi dengan Toga yang dimiliki SMA Negeri 1 Sragi.
Dari pengumuman kelulusan diperoleh siswa berprestasi dengan nilai UN tertinggi dan US tertinggi yaitu :
| NO | NAMA | KELAS | UN |
| A | PROGRAM IPA | ||
| 1 | DEWI NOVITA SARI | XII IPA1 | 261,5 |
| B | PROGRAM IPS | ||
| 1 | DWI AYU RAHMAH | XII IPS 4 | 245,5 |
| NO | NAMA | KELAS | US | PERINGKAT |
| A | PROGRAM IPA | |||
| 1 | NOVI LISTARI | XII IPA 3 | 1224,0 | 1 |
| 2 | SATRIO ARIFIYANTO | XII IPA 2 | 1209,0 | 2 |
| 3 | MUHAMAD AFIF BAHARUDIN | XII IPA 2 | 1201,0 | 3 |
| B | PROGRAM IPS | |||
| 1 | MULYANI | XII IPS 1 | 1203,0 | 1 |
| 2 | DWI AYU RAHMAH | XII IPS 4 | 1192,0 | 2 |
| 3 | DIAN AVIANI | XII IPS 2 | 1190,0 | 3 |
"
