Kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh guru, staf tu dan siswa siswi SMA N 1 Sragi dilaksanakan mulai pukul 07.30 sampai selesai. Setelah sekian lama kegiatan ini tidak dilaksanakan karena pandemi , kini kegiatan jalan sehat dilaksanakan kembali. Setelah kemarin siswa siswi melaksanakan PAT, kini kegiatan jalan sehat dilaksanakan untuk refresing fikiran setelah belajar untuk PAT, dan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk menyehatkan badan dimasa pandemi seperti sekarang ini.
"
Berikut informasi jadwal pengajuan akun yaitu dari tanggal 15-28 juni 2022
Jam pelayanan 08.00 - 14.30 WIB
Calon peserta didik datang ke SMA N 1 SRAGI dengan memakai seragam sekolah dan memakai masker.
, dengan membawa berkas seperti yang tertera pada brosur informasi PPDB.
"
"
Sekilas info mengenai PPDB SMA N 1 SRAGI Tahun 2022
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi contact person yang tersedia
"
"
Pelaksanaan wisuda kelas XII TP 2021/2022 pada tanggal 11 Mei 2022, yang dilaksanakan di GOR SMA N 1 Sragi.
Selamat untuk anak anak kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikannya selama 3 tahun ini, selamat berjuang untuk langkah selanjutnya yang akan kalian ambil. Semoga setelah lulus dari SMA 1 Sragi, kalian dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih cita cita kalian.
"
"
Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
*Dengan segala kerendahan hati dan mengharap keridhaan Allah*,
kami mengucapkan
*????????? ?????? ?????? ?? ???????? ?????????? ?? ??????????? ????? ????? ?? ???????? ????????*
*Taqobbalallahu Minna wa Minkum*
*Shiyaamanaa*
*wa Shiyaamakum*
*Kullu 'aamin wa antum bi khoirin*
*Selamat hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H*
Mohon Maaf Lahir & Bathin
"
"
Hari Kartini tahun 2022 jatuh pada hari Kamis, 21 April 2022. Peringatan Hari Kartini diperingati untuk menghargai perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia, R.A Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara.
Awal perjuangan Kartini dimulai saat dia mendirikan sekolah khusus putri di Jepara. Di sekolah tersebut, mereka diajarkan cara menjahit, menyulam dan memasak. Kartini juga kerap menuliskan surat untuk temannya di Belanda bernama Rosa Abendanon, yang berisikan keinginannya untuk menaikkan derajat wanita di Indonesia. Kartini bahkan bercita-cita untuk menjadi seorang guru, meski keinginan tersebut tak pernah terwujud karena dia harus menikah dengan Raden Adipati Joyodiningrat yaitu seorang Bupati Rembang.
Untuk mengenang sosoknya sebagai pahlawan emansipasi, didirikanlah Sekolah Kartini di berbagai daerah, seperti di Semarang, Malang, Yogyakarta, Madiun dan Cirebon. Surat-surat yang Kartini kirimkan pada para sahabat penanya di Belanda dikumpulkan dan dibuat menjadi buku berjudul " Habis Gelap Terbitlah Terang ".
Kartini hanya tinggal namanya saja, namun semangatnya harus tetap tumbuh dalam diri wanita Indonesia, semoga kartini selalu bersemangat dalam generasi sekarang. Selamat Hari Kartini Tahun 2022.
"
